Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Maret 2016

Chengbeng, Hari membersihkan makam

Cheng Beng (Jernih dan Terang) adalah salah satu festival yang dikenal oleh masyarakat china kuno, konon tradisi ini sudah berumur lebih dari 4000 tahun, beberapa nama yang berkaitan dengan festival Chengbeng seperti hari menyapu kuburan, hari ziarah kubur, hari peringatan musim semi dan hari raya makanan dingin.Di hari ini biasanya orang orang akan bertamasya dan mengunjungi makam leluhurnya, berkeliling kota, mengunjungi danau, bermain layang layang, makan telur & minum arak. sebuah lukisan yang berjudul Qing Ming Shang He Tu (Along the River During the Qingming Festival) oleh Zhang Zeduan dari masa dinasti Song menggambarkan bagaimana keramaian ibukota Kaifeng diwaktu Chengbeng, dimana orang2 keluar rumah menikmati suasana sejuknya musim semi, disepanjang jembatan pedagang menjajakan jajanan khas musim semi.


Cheng Beng sendiri adalah salah satu penamaan posisi matahari dari kalender tionghua. Cheng beng jatuh pada hari ke 104 setelah titik balik matahari dimusim dingin atau hari pertama dari 5 terminologi matahari. Biasanya Chengbeng jatuh pada tanggal 5 april atau 4 april ditahun kabisat 

Festival Chengbeng konon di hubungkan dengan festival makanan dingin (Han Shi Jie), festival ini sudah ada sejak periode musim semi musim gugur dinasti Zhou (771-476 SM). Raja Wen dari Jin yang pertama kali memerintahkan rakyatnya makan makanan dingin pada hari tu. 



Sebelum Raja Wen dari negeri Jin bertahta, dia dikenal sebagai pangeran Chong Er. Karena konflik internal di istana dia terusir dalam pengasingan, dengan beberapa pengikutnya, pangeran Chong Er meninggalkan negeri Jin sebagai pelarian.



Dalam pelariannya, para bangsawan miskin itu kelaparan, sampai meminta makan kepada para petani. Pengikut pangeran Chong Er yang bernama Jie Zhitui menyayat daging pahanya, memasaknya dan menyajikannya kepada pangeran Chong Er. 

 Ketika konflik di istana berakhir, pangeran Chong Er kembali kenegeri Jin dan diangkat menjadi raja Wen. Semua pengikut raja Wen yang setia menemani dalam pelariannya diberi hadiah dan kedudukan kecuali Jie Zhitui, karena Jie Zhitui kembali ke kampung halamannya dan merawat ibunya yang sudah tua. Jie Zhitui memutuskan melayani ibunya daripada hidup di istana. Raja Wen kelihatannya juga melupakan Jie Zhitui.

Seorang menteri menyindir raja Wen dengan mengirimkan puisi yang menceritakan tentang seekor naga yang terluka, naga itu ditolong oleh sekelompok ular. Setelah sembuh, naga itu terbang kelangit, para ular ikut kelangit, tapi satu ekor ular tertinggal dibumi. Setelah membaca puisi itu raja Wen menyadari kesalahannya karena melupakan jasa Jie Zhitui. 

 Raja Wen kemudian mendatangi Jie Zhitui dan memintanya untuk kembali ke istana. Tetapi Jie Zhitui menolak secara halus karena dia ingin merawat ibunya yang sudah tua, kemudian Jie Zhitui menggendong ibunya pergi ke gunung dan tinggal diatas gunung.

 Dengan segala cara Raja Wen meminta Jie Zhitui agar keluar dari hutan. Panglima Raja Wen menyarankan agar membakar hutan agar memaksa Jie Zhitui keluar dari hutan dan dengan paksa membawa  Jie Zhitui dan ibunya menuju istana. Kemudian Raja Wen memerintahkan semua prajuritnya untuk membakar hutan tempat Jie Zhitui bersembunyi.




Api semakin besar, membakar apapun yang ada Raja Wen dan para prajuritnya kebingungan karena api mulai sulit dikendalikan, mereka semua berlari melarikan diri ketika api mulai menyerbu perkemahan mereka.  Setelah api padam, para prajurit menemukan jenasah Jie Zhitui  yang telah hangus memeluk ibunya. Raja Wen sangat menyesal karena ulahnya, dengan tak sengaja dia telah membunuh seorang yang sangat berbakti. Untuk mengenang Jie Zhitui, Raja Wen memerintahkan agar setiap tahun, dihari kematian Jie Zhitui semua rakyatnya dilarang untuk menyalakan api, sehingga mereka hanya dapat makan masakan dingin.




 Ada sebuah tradisi dalam upacara ziarah makam pada saat festival Cheng Beng, yaitu menyebarkan kertas2 lima warna (dibeberapa daerah di Indonesia memakai kertas merang, kertas yang terbuat dari sekam padi berwarna kekuningan) diatas makam yang menandakan bahwa makam leluhur sudah selesai dibersihkan dan disembahyangi.

Ada kisah menarik dibelakang itu, tradisi menyebarkan kertas lima warna dipopulerkan selama masa dinasti Han (206 SM - 220 M). Liu Bang (247 SM - 195 SM) kaisar pertama dinasti Han sejak muda telah meninggalkan kampung halamannya meninggalkan kedua orang tuanya untuk pergi berperang melawan kekaisaran Qin. Setelah menumbangkan dinasti Qin dan mengalahkan rival terberatnya, Xiang Yu, Liu Bang diangkat sebagai kaisar pertama yang berasal dari kalangan rakyat jelata.

Setelah menjadi seorang kaisar, Liu Bang kembali ke kampung halamannya untuk menemui orang tuanya, namun sayang kedua orang tuanya telah lama meninggal dan makam kedua orang tuanya tidak diketahui karena mereka sangat miskin sehingga nisanpun hanya terbuat dari kayu lapuk. Selain itu Liu Bang tidak memiliki sanank saudara di kampung halamannya sehingga tidak ada keluarga yang merawat makam orang tua Liu Bang



Ada 2 versi yang aku ketahui tentang bagaimana Liu Bang menemukan makam kedua orang tuanya:

  1. Liu Bang memerintahkan semua orang, pada saat Cheng Beng selain untuk mengunjungi dan membersihkan makam leluhurnya, setiap makam wajib diberikan kertas berwarna warni untuk menandakan bahwa makam itu sudah disembahyangi dan dibersihkan. Makam yang tidak terawat yang tidak dipasangi kertas warna warni adalah makam kedua orang tua Liu Bang.
  2. Versi dramatisasi dari versi ini adalah Liu Bang menangis dan berkata, "Langit, aku anak yang tidak berbakti. Aku telah menjadi penguasa seluruh daratan tetapi makam kedua orang tuaku pun aku tidak tahu ada dimana..." kemudian dia mengeluarkan kertas warna warni dan melemparkannya ke udara sambil berkata "Tunjukanlah dimana makam kedua orang tuaku agar aku bisa menjadi anak yang berbakti". Ajaib, kertas warna warni itu jatuh di dua buah makam yang tidak terawat, itulah makam kedua orang tua Liu Bang
Kemudian tradisi menyebarkan kertas warna warni menjadi tradisi di ziarah makam Cheng Beng.

Ilustrated & Reteller by: Wang'ZW (Do not copy without my permission)



Kamis, 02 Januari 2014

Panchatantra


Pancatantra adalah sebuah karya sastra dunia yang berasal dari Kashmir, India dan ditulis pada abad-abad pertama Masehi.
Pañcatantra ini mengisahkan seorang brahmana bernama Wisnusarma yang mengajari tiga pangeran dungu putra prabu Amarasakti mengenai kebijaksanaan duniawi dan kehidupan, atau secara lebih spesifik disebut ilmu politik atau ilmu ketatanegaraan. Ilmu pelajarannya terdiri atas lima buku, itulah sebabnya disebut Pañcatantra yang secara harafiah berarti “lima ajaran”. Lima bagian ini merupakan lima aspek yang berbeda dari ajaran sang brahmana ini. Bagian-bagian tersebut di dalam buku bahasa Sanskerta yang berjudulkan Tantrakhyāyika dan dianggap sebagai redaksiPañcatantra yang tertua, adalah sebagai berikut:
  1. Mitrabheda (Perbedaan Teman-Teman)
  2. Mitraprāpti (Datangnya Teman-Teman)
  3. Kākolūkīya (Peperangan dan Perdamaian)
  4. Labdhanāśa (Kehilangan Keberuntungan)
  5. Aparīkṣitakāritwa (Tindakan yang Tergesa-Gesa )
Ciri khas Pañcatantra ini terutama ialah bahwa ceritanya dikisahkan dalam bentuk cerita bingkai dan banyak mengandung fabel-fabel. Cerita bingkai ini juga disebut dengan istilah kathāmukhadan cerita-ceritanya semua dianyam menjadi satu dengan yang lain. Setelah setiap cerita yang biasanya dalam bentuk prosa, moral cerita diringkas dalam bentuk seloka.
Cerita-cerita fabel Pañcatantra banyak yang berdasarkan cerita-cerita jataka.

Cerita Pañcatantra juga dibawa ke timur, menuju ke Asia Tenggara. Versi-versi yang diketahui ada dalam bahasa Thai, bahasa Laos dan beberapa bahasa di Indonesia. Selain bahasa Jawa dan Melayu, ada juga versi dalam bahasa Bali, bahasa Madura dan kemungkinan bahasa Sunda (Kuna) . Versi-versi dalam bahasa Jawa Kuna serta bahasa Thai dan bahasa Laos banyak memperlihatkan persamaan secara struktural dengan sebuah gubahan Pañcatantra dalam bahasa Sanskerta dari India bagian selatan yang disebut Tantropākhyāna. Bahkan seloka-seloka yang ada dalam versi prosa Jawa Kuna banyak yang menunjukkan persamaan dengan yang ada di Tantropākhyāna.
Tantropākhyāna yang masih ada sudah tidak lengkap lagi. Cerita bingkai atau kathāmuka sudah tidak ada dan dari empat buku yang semestinya ada, cuma tersisa tiga. Meskipun naskahTantropākhyāna yang ditemukan ini tidak lengkap lagi, tetapi setelah diperbandingkan dengan sebuah versi dalam bahasa Tamil dan versi-versi Asia Tenggara lainnya yang masih berkerabat bisa disimpulkan bahwa Tantropakhyāna ini strukturnya agak berbeda dengan Tantrakhyāyika yang disinggung di atas ini, cerita-ceritanya juga lain. Tantropakhyāna tidak terdiri atas lima buku tetapi terdiri atas hanya empat buku yang namanya juga lain pula:
  1. Nandakaprakaraṇa (cerita seekor lembu)
  2. Maṇḍūkaprakaraṇa (cerita si kodok)
  3. Pakṣiprakaraṇa (cerita para burung)
  4. Piśacaprakaraṇa (cerita para pisaca (semacam raksasa))
Lalu kathāmukha atau cerita bingkainya juga berbeda. Di mana dalam Tantrakhyāyika seperti disinggung di atas ini mengisahkan seorang brahmana yang ingin mengajarkan ilmu politik kepada tiga pangeran yang dungu, dalam versi-versi lain yang berkerabat dengan Tantropakhyāna, cerita bingkai ini mengisahkan seorang raja yang ingin menikah setiap malam, mirip dengan kisah cerita "1001 Malam". Di sini harus diberi catatan bahwa cerita bingkai ini dalam naskah tunggal Tantropakhyāna sudah tidak tersimpan lagi. Dalam Tantri Kāmandaka, begitulah sebutan teks ini dalam bahasa Jawa Kuna, kathāmukha ini disebut Wiwahasarga, atau arti harafiahnya ‘kisah pernikahan’.

Cerita-cerita dari Pancatantra juga banyak ditemukan dalam bentuk relief. Relief-relief ini banyak pula ditemukan di pulau Jawa. Candi-candi yang mengandung relief-relief Pancatantra antara lain adalah:
  • Candi Mendut
  • Candi Sojiwan
  • Candi Penataran
  • Candi Jago


Dari kisah Panchatantra yang pernah aku baca, yaitu Mitrabheda mengisahkan seekor lembu jantan yang bernama Sanjivaka yang berteman dengan seekor raja hutan yaitu singa yang bernama Pingalaka. Awalnya Pingalaka takut dengan Sanjivaka karena Sanjivaka terlihat besar, kuat dan bijaksana, kemudian mereka pun berteman. Patih Pingalaka yaitu dua serigala bersaudara yang bernama Karataka dan Damanaka kurang menyukai hubungan raja mereka dengan lembu asing, maka kedua serigala itu, khususnya Damanaka yang licik berusaha memisahkan kedua sahabat tersebut dengan cara menceritakan kisah-kisah fabel kepada Sanjivaka dan Pingalaka. Sanjivaka dan Pingalaka kemudian menjawab cerita dari para serigala dengan menceritakan kisah fabel lainnya.
Beberapa kisah fabel diantaranya
Sang Raja dan monyetnya yang bodoh
Seorang raja memiliki peliharaan seekor monyet. suatu hari sang raja berpesan kepada monyetnya agar menjaganya sewaktu tidur siang. Si monyet diberi sebuat pedang dan raja berpesan kepada monyet agar membunuh siapa saja yang mengganggu tidur sang Raja. Si monyet sangat bangga & berjalan kesana kemari mengawasi sekeliling ketika sang raja tertidur. Tiba tiba seekor lalat masuk keruangan & langsung nongkrong di leher raja. sang monyet teringat pesan raja & langsung mengayunkan pedangnya. Bisa dibayangkan akhirnya apa yang terjadi....


Kura kura dan Angsa
Disebuah kolam tinggalah seekor kura kura yang cerewet, hampir semua penghuni kolam menjauhinya karena terganggu oleh ocehannya yang tidak berarti. Suatu saat datanglah sepasang angsa tinggal dikolam itu & mereka bersahabat dengan si kura kura. Kura kura sangat sengat mendapatkan teman baru, apalagi kedua angsa tersebut dikenal sebagai pasangan yang sabar dan setia kawan. Ketika tiba saat kedua angsa itu pergi, kura kura merajuk agar diajak pergi oleh kedua angsa. Karena kasihan, kedua angsa mengijinkan kura kura ikut dengan mereka. Kedua angsa dan kura kura menggigit sebuah dahan dan terbang bersama. Sebelumnya kura kura diberi peringatan agar tidak berbicara dalam perjalanan yang dia menyanggupinya. Setelah sampai diatas, kura kura yang takjub melihat kolam tempat tinggalnya mengecil berteriak mengejek semua penghuni kolam yang memusuhinya, "Lihat, aku bisa terbang!!!!". Dan karena kura kura melepaskan gigitannya, maka seketika dia terjun bebas ke tanah.

Bangau dan Kepiting
Bangau sudah terlalu tua untuk menangkap ikan yang lebih gesit bergerak didalam air. Dia berpikir kalau begini terus dia akan mati kelaparan. Kemudian dengan idenya, dia mendatangi para ikan dan mengatakan bahwa sebentar lagi musim kemarau, dan bila kemarau datang, kolam tempat tinggal para ikan akan kering dan para ikan bisa mati. Para ikan mulai kawatir, kemudian bangau mengatakan kalau dibalik gunung ada sebuah kolam besar yang tidak akan kering. Maka dimulailah transmigrasi para ikan ke kolam yang baru. Kepiting yang curiga dengan sikap bangau berusaha mencegahnya, Kepiting kemudian meminta bangau melihat kolam baru tersebut. dengan enggan bangau mengantarkan kepiting. Ditengah jalan alangkah terkejutnya kepiting melihat tualng tulang ikan berserakan, teman temannya telah dijebak oleh bangau dan dimangsa ditengah jalan. Kepiting yang marah kemudian mencapit leher bangau hingga putus & kemudian dengan susah payah kembali menemui teman-temannya.

Sabtu, 02 November 2013

Hong Gil Dong, Robin Hood dari Korea




Hong Gil Dong 洪吉童/홍길동 adalah tokoh legenda masyarakat korea. Kisahnya berasal dari buku Hong Gil dong Jeon 洪吉童傳/홍길동전 (Kisah Hong Gil Dong).

Tao Hua Nii & Zhou Gong 桃花女 与 周公


Ciu Kong/Zhou Gong(adipati Zhou) adalah adik dari Ji Chang (Wen Wang) dan paman dari Ji Fa (Wu Wang) kaisar dinasti Zhou...setelah tua dia pensiun dari jabatannya karena eneg melihat kelakuan kaisar barunya. Di kampung halamannya dia membuka usaha meramal. Walaupun ongkos ramalannya terbilang cukup mahal, ramalannya sangat jitu. Apabila ramalannya meleset, dia akan mengganti 10 kali lipat dari biaya meramal. Suatu hari dia meramal ibu2 yang anaknya (lupa namanya) bakal mati kesamber gledek. Tidak bisa mencari jalan keluar ibu tadi tersesat hingga kesebuah rumah besar. Dia bertemu dengan Tao Hua Nii/Tho Hua Li. Tho Hua Li yang baik hati menolong si ibu agar putranya selamat dari mati kesamber gledek. Ternyata Ciu Kong punya buku yang bisa mengetahui masa depan seseorang, sedangkan Tho Hua Li punya buku kunci jawabannya. jadi bila Ciu Kong meramal ada orang bakal mati kesamber gledek, hanya Tho Hua Li yang bisa membantu orang itu menghindari mati kesamber gledek...

Senin, 28 Oktober 2013

Gilgamesh dan Enkidu


Gilgamesh, Raja setengah dewa dari Mesopotamia awalnya dikenal sebagai raja yang jahat. Dia memaksa rakyatnya membangun tembok istana Uruk yang kokoh untuknya. Para dewa membuat Enkidu, manusia liar dari tanah liat untuk mengalahkan Gilgamesh. Setelah dirayu dan dijinakkan oleh Shamhat sang perawan kuil, Enkidu berangkat untuk menaklukan Gilgamesh.

Minggu, 23 September 2012

Krishna di kisah Jataka


Dalam kisah Ghatapandita Jataka, Krishna adalah seorang pangeran penakluk yang sakti mandraguna. Dia disebut sebagai Vasudewa. Nama lainnya adalah Kanha dan Kesava sedangkan saudaranya adalah Balarama/Baladewa. Beserta 9 saudaranya yang kuat dan kakak perempuannya(Anjana) mereka merebut tanah Jambudwipa(india) dari paman mereka yang kejam, yaitu Kangsa. Setelah memenggal kepala Kangsa dengan cakra miliknya, Krishna dan saudara2 menjadi penguasa tanah Jambudwipa.

Selasa, 07 Agustus 2012

SUDHANA JATAKA

Sudhana dan manohara


Sudhana, pangeran dari kerajaan selatan, bagian dari negeri Pancala menolong Manohara putri dari raja kinnara dari utara. Sudhana kemudian menikahi Manohara dan membawanya ke kerajaan Selatan. Tak lama terjadi berbagai kekacauan di kerajaan selatan, Sudhana dengan bantuan para yaksha diperintahkan untuk menumpas pemberontakan yang terjadi.

Minggu, 22 Juli 2012

Pi Shan Jiu Mu 劈山救母 (membelah gunung menyelamatkan ibu)

Pi Shan Jiu Mu 劈山救母 (membelah gunung menyelamatkan ibu)
Adalah sebuah cerita rakyat klasik dari China. Mengisahkan perjuangan seorang anak menyelamatkan ibunya dengan melawan para dewa.


Kamis, 28 Juni 2012

Hua Bi 画皮


Suatu malam seorang pelajar bertemu seorang gadis yang sdang menangis. Si Pelajar menanyai gadis itu. Gadis itu bercerita kalu dia berasal dari provinsi sebelah, sedang melakukan perjalanan mencari keluarganya, sampai dikota ini dia tersesat dan dirampok. Tak ada uang membuat dia bersedih. Karena kasihan dan tergiur kecantikan sang gadis, oleh pelajar tersebut dibawa kerumahnya untuk tinggal disana. Karena terpesona oleh kecantikan gadis itu, si pelajar lupa segalanya, hingga lupa belajar.

Minggu, 27 Mei 2012

Kisah seruling ganda (Aulos)


Athena sang dewi perang, seni dan kebijaksanaan ternyata menikmati seni musik, Dia menciptakan Aulos, seruling ganda. Dia suka memainkannya sendirian, tapi wajahnya akan merah padam ketika Hera dan Aprhodite memergokinya sedang memainkan aulos. Sewaktu memainkan alulos, pipi Athena akan menggelembung dan itu membuat Hera dan Aprhodite tertawa cekikikan melihatnya. Athena, bersama sama dengan Hera dan Aprhodite merupakan 3 dewi tercantik di Olimpus. Merasa diejek terus-menerus oleh Hera dan Aprhodite, Athena jengkel dan membuang aulos kebumi sambilmengutuknya. Kemudian dia melanjutkan hobi lamanya, membaca dan menenun.

Rabu, 23 Mei 2012

Kisah aneh Liaozhai


Kisah Aneh Liaozhai (聊斋志异 liaozhai zhiyi/Strange Tales from The Chinese Studio) adalah sebuah karya sastra terkenal dari awal zaman Dinasti Qing. Penulisnya adalah Pu Songling 蒲松龄 (lahir 5 Juni 1640 – meninggal 25 Februari 1715 pada umur 74 tahun), menuliskannya dalam bentuk kumpulan cerita-cerita pendek yang keseluruhan berjumlah 491 cerita dan ditulis selama lebih dari 30 tahun.

Para Pandawa mencapai Moksa


Bertahun2 setelah perang Baratayudha dipadang Kurusetra berakhir, Yudhistira meletakan jabatannya dan memberinya kepada Parikesit cucu Arjuna, satu2nya pewaris tahta yang tersisa. Yudhistira yang sudah bosan dengan segala hal duniawi memutuskan untuk pergi ziarah tapa ke puncak gunung himalaya. Keempat adiknya memutuskan ikut bertapa dengannya bersama2 meninggalkan duniawi, meninggalkan kekuasaan, kekayaan, istri dan segala macam kemelekatan duniawi.

Selasa, 22 Mei 2012

10 Bersaudara 十兄弟


10 Bersaudara 十兄弟 adalah cerita rakyat yang mungkin berasal dari dinasti Ming. berkisah tentang 10 bersaudara yang sakti bekerjasama menumpas kejahatan. Kisahnya mengajarkan sikap berbakti kepada orangtua dan membela yang benar.

Sumantri dan Sukrasana


Tak ada yang membantah bahwa Sumantri adalah satria bagus rupanya, wira-sakti, yang bersenjatakan Cakrabaskara pemusnah angkara murka. Ia putra seorang pendeta sakti bernama Maha Resi Suwandagni. Ia masih saudara sepupu dengan Ramaparasu putra Resi Jamadagni. Namun sepanjang hayatnya pekerti Sumantri memalukan derajat kesatriaannya.

Senin, 21 Mei 2012

Bhagavad-gītā


Bhagavad-gītā भगवद् गीता adalah sebuah bagian dari Mahabharata yang termasyhur, dalam bentuk dialog yang dituangkan dalam bentuk syair. Dalam dialog ini, Kresna, kepribadian Tuhan Yang Maha Esa adalah pembicara utama yang menguraikan ajaran-ajaran filsafat vedanta, sedangkan Arjuna, murid langsung Sri Kresna yang menjadi pendengarnya. Secara harfiah, arti Bhagavad-gita adalah "Nyanyian Sri Bhagawan (Bhaga = kehebatan sempurna, van = memiliki, Bhagavan = Yang memiliki kehebatan sempurna, ketampanan sempurna, kekayaan yang tak terbatas, kemasyuran yang abadi, kekuatan yang tak terbatas, kecerdasan yang tak terbatas, dan ketidakterikatan yang sempurna, yang dimiliki sekaligus secara bersamaan).

Minggu, 22 April 2012

Marga Wang | Ong | Wong



Wang 王 adalah salah satu marga terbesar di Tiongkok. Wang, Wong dan Ong yang dimaksud adalah dari karakter yang sama yaitu menunjuk kepada karakter "Raja". Wang adalah bahasa Mandarin, Wong adalah dialek Kanton dan Ong adalah dialek Hokkian.

Menurut People Daily , catatan sejarah menunjukkan Ji Jin , anak dari Raja Ling di masa Zhou Timur (770-221 SM) diturunkan statusnya menjadi orang biasa karena nasihat jujurnya dan kemudian meninggal dalam depresi. Anaknya , Zongjing membawa keluarganya untuk menetap di Taiyuan. Pada masa itu , rakyat menganggap mereka sebagai keluarga raja dan pada akhirnya keluarga itu mengambil Wang sebagai marga mereka. Di masa Dinasti Qin dan Dinasti Han , seluruh keturunan dari Ji Jin ter-integrasi kedalam marga Wang. Terlepas dari keluarga Wang di Taiyuan , keturunan Raja Wen dan Raja Wu dari Dinasti Zhou juga mengambil marga Wang sebagai marga berkaitan dengan pergantian dinasti. Dalam perjalanan sejarah berikutnya grup etnis lain juga ada yang mengadopsi marga Wang

Siasat Zhu Ge Liang untuk menyingkirkan Guan Yu



Di Tiongkok sering ada seminar2 besar maupun kecil oleh sejarahwan yang membahas kembali sejarah faktual Samkok. Analisis2 baru yang muncul sering kontroversial seperti Zhuge Liang tidaklah sesempurna dan sebijak yang dibayangkan kita seperti yang dilukiskan dalam roman Samkok oleh Luo Guan-zhong, melainkan seorang yang licik dan dengki.

Selasa, 17 April 2012

Toriyama Sekien

Toriyama Sekien (鳥山 石燕?, 1712 – September 22, 1788) adalah seorang seniman dan pelukis Ukiyo-E (seni lukis dengan teknik cukilan kayu)di jaman Edo diabad 18. Selain seorang pelukis,ia ternyata juga di akui sebagai ahli Yokai(makhluk gaib jepang) di jamannya. lukisannya beraliran Kanou. Toriyama Sekien meninggal dalam usia 77 tahun pada tahun 1788 dan meninggalkan 4 buku tentang yokai yaitu :

-Ilustrasi parade malam seratus hantu (Gazu Hyakki Yagyō 画図百鬼夜行, published in 1776)
-Ilustrasi parade malam seratus hantu dari masa ke masa (Konjaku Gazu Zoku Hyakki 今昔画図続百鬼, published in 1779)
-parade malam seratus hantu dari masa ke masa-Tambahan (Konjaku Hyakki Shūi 今昔百鬼拾遺, published in 1780)
-Kumpulan acak ilustrasi seratus hantu (Gazu Hyakki Tsurezure Bukuro 画図百鬼徒然袋, published in 1784)

Berikut ini lukisan-lukisannya, mungkin beberapa dari kalian sudah tidak asing lagi:


Jorogumo
Siluman laba2 betina, memikat para pria lalu memakannya


Amanozako
Setan langit, suka memakan anak-anak


Kappa
Siluman air, suka menarik orang2 kedalam air, menyukai ketimun


Kamaitachi
Roh angin yang berwujud musang bersabit


Ningyo
Manusia duyung, konon siapapun yang memakan dagingnya akan awet muda


Nekomata
Kucing yang berumur 10 tahun, ekornya menjadi dua dan akan menjadi siluman


Kodama
roh pohon dan hutan


Kasha
Setan yang membawa mayat orang mati


Shoukera
Setan pembawa penyakit


Uwan
Setan yang mengagetkan orang2 dimalam hari


Ubume
Roh ibu yang merawat roh anak2 dan bayi


Tenjokudari
Setelah dijilat olehnya, rumahmu menjadi terbalik, dan siap2 main kejar2an dengannya


Tengu
Berarti anjing langit, Dewa gunung. Biasa berwujud sebagai Karasu Tengu (gagak) dan Yamabushi Tengu (pendeta gunung yang berhidung panjang)


Yukionna
Wanita salju, akan membekukan setiap laki2 yang ditemuinya

Senin, 16 April 2012

Muse : Dewi dewi seni



Kesembilan dewi Muse (Mousai) ini adalah putri-putri Zeus dan Mnemosyne (personifikasi dari ingatan) yang mengajarkan musik, nyanyian dan tarian kepada umat manusia. Bersama lahirnya dewi-dewi itu, datang pula kesenangan, kegembiraan dan kelembutan ke atas muka Bumi. Mereka menjadi sumber inspirasi bagi para penyair, seniman dan manusia lainnya untuk menciptakan karya seni yang indah.



Putri-putri Zeus ini sering mendatangi Gunung Helikon dimana para penggembala sering mendengar nyanyian mereka yang berpadu dengan gemericik air dan kicauan burung. Tetapi mereka lebih sering berada di lereng Gunung Parnassos, dekat mata air Kastalia untuk bernyanyi dan menari dengan diiringi petikan lyra Apollo, sang dewa musik pemimpin kesembilan Muse.



Konon, saat dewi-dewi Muse ini lahir dan musik turun ke dunia, banyak orang terpesona sehingga mereka bernyanyi siang dan malam, tanpa berhenti dan tidak makan maupun minum. Mereka terus bernyanyi dan bernyanyi hingga menemui ajal. Tetapi setelah mati mereka tidak turun ke Hades melainkan menjelma menjadi jangkrik, binatang yang terus bernyanyi tanpa diusik oleh rasa lapar dan haus. Konon, bila jangkrik berbunyi sebenarnya binatang itu sedang bercakap-cakap dengan dewi-dewi Muse, membicarakan manusia yang mencintai seni, nyanyian dan tarian yang telah diajarkan para dewi Muse.


Kesembilan dewi Muse itu ialah:

1. Kalliope, yang paling tertua dan dihormati dari Sembilan Muse lainnya. Ia adalah Muse puisi epik (kepahlawanan) yang diseru oleh Homeros di awal sajak Iliad dan Odyssea. Ia digambarkan sedang memegang lempengan batu dan pena di tangan kanan.

2. Kleio, Muse sejarah. Ia digambarkan sedang duduk memegang gulungan kertas yang terbuka atau buku yang setengah terbuka.

3. Euterpe, Muse puisi lirik, yang digambarkan memegang seruling kembar.

4. Melpomene, Muse tragedi. Ia membawa topeng orang yang bersedih atau sebilah pedang, dan kepalanya dihiasi mahkota daun anggur.

5. Terpsikhore, Muse paduan suara dan tarian yang membawa sebuah lyra.

6. Erato, Muse puisi cinta. Seperti Terpsikhore, ia digambarkan sedang memegang Cithara sejenis lyra.

7. Polymnia, Muse himne religi . Ia selalu tampil dengan muka serius, berdiri dalam posisi yang takzim atau sedang berpikir.

8. Ouranie, Muse astronomi, sering digambarkan sedang menunjuk bola dunia dengan sebilah batang kayu.

9. Thaleia, Muse komedi. Ia memakai topeng orang yang tersenyum, membawa tongkat penggembala dan mengenakan mahkota rangkaian tumbuhan sulur di atas kepalanya.


Prayudi~Greek mythology reteller
http://achilles79.multiply.com

Minggu, 25 Maret 2012

Divina Comedy / Divina Commedia



Divina Comedy (italia :Divina Commedia) ditulis oleh Dante Alighieri seorang sastrawan dari Italia. Buku puisi ini berkisah tentang perjalanan spiriyual Dante Alighieri dengan ditemani Virgil, roh sastrawan pada zaman romawi mereka berjalan-jalan menuju neraka dan surga, Suasana alam dunia bawah menurut Dante hampir berdasarkan dari mitologi Yunani, yaitu dengan adanya Charon si pengantar orang mati dengan kapalnya, maupun para hakim neraka seperti raja Minos, tak lupa juga Kerberos anjing berkepala tiga yang menjaga istana Hades yang disini diibaratkan Lucifer (padahal Hades ≠ Lucifer / Satan). Jenis / kelas neraka dibagi menjadi 7 (seven deadly sins) tingkat lingkaran, yaitu :
Lust (Luxuria)-Nafsu
Gluttony (Gula)-Rakus
Greed (Avaritia)-Kikir
Sloth (Socordia)-malas
Wrath (Ira)-kemarahan
Envy (Invidia)-iri hati
Pride (Superbia)-kebanggaan

sebelum masuk kelingkar pertama ada sebuah tempat yang bernama limbo. Limbo (bahasa Latin: limbo; arti: pinggir) adalah tempat atau keadaan orang mati yang tidak masuk surga atau pun neraka.Ajaran mengenai Limbo didasarkan pada ajaran Gereja Katolik Roma.Orang-orang berada di Limbo dikatakan sedang menunggu di pinggir surga atau neraka.Orang saleh menunggu di sana hingga kedatangan Kristus yang kedua kalinya.
Pandangan Augustine bahwa orang yang meninggal di dalam dosa asalnya adalah terkutuk.Hal ini menjadi tekanan bagi umat Kristen saat itu.Pada abad ke-13, beberapa teolog mengajukan ide mengenai Limbo, yang merupakan tempat di bawah bumi untuk menampung orang-orang yang meninggal, baik itu bayi yang baru lahir hingga orang dewasa yang belum dibaptis.Di Limbo, mereka tidak menderita dan tidak mendapat belas kasih serta kemuliaan dari Tuhan. Limbo berada dilingkaran pertama neraka diantara sungai Acheron, Sebelum tempat penghakiman oleh raja Minos
http://id.wikipedia.org/wiki/Limbo



Untuk kalian yang tertarik membaca puisi kisah Dante tersebut, bisa link menuju e-book disini :

http://books.google.com/books?id=S9tytbCdeOEC&printsec=frontcover&dq=Dante &source=bl&ots=5CUSD-MWNB&sig=QOXr5Utc4otwUlA6QAFYHPe5Cbk&hl=en&ei=37CJ S9DdA82HkQX5woSPDw&sa=X&oi=book_result&ct=result&r esnum=8&ved=0CCgQ6AEwBw#v=onepage&q=&f=false


Kisah Divina Commedia ini nantinya diadaptasikan dalam permainan game Dante's Inferno,ada film animasinya juga. Dimana Dante, seorang mantan ksatria templar melarikan diri dari perang untuk pulang bertemu kekasihnya, namun sayang setelah pulang dia menemukan kekasihnya dan ayahnya telah tewas terbunuh. Disaat kesedihannya muncul Satan yang membawa kekasihnya ke dasar neraka. Dante yang sangay mencintai kekasihnya mengejar mereka hingga kedasar neraka. Disitu dia bertemu dengan Virgil yang menuntunnya kelingkar paling dalam untuk berhadapan dengan Satan. Selain menyelamatkan kekasihnya Dante pun belajar memahami dosa-dosa yang pernah ia perbuat.

Kisah Dante Alighieri dalam Divine Comedy juga hadir dalam bentuk manga ante Shinkyoku(dalam bahasa inggris), kalian bisa membacanya di :
http://mangafox.me/manga/dante_shinkyoku/
chapter 1 http://mangafox.me/manga/dante_shinkyoku/v01/c001/1.html

Reteller by: Wang'ZW